User Rating: 0 / 5

Star inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactiveStar inactive
 

Poltekkes Kemenkes Bengkulu Tingkatkan Kualitas Akademik Berskala Internasional

Gelar Seminar Internasional Kesehatan (ICIHC)

Poltekkes Kemenkes Bengkulu semakin membuktikan diri sebagai perguruan tinggi kesehatan yang memiliki kualitas tinggi. Kali ini, Poltekkes Kemenkes Bengkulu menggelar seminar kesehatan internasional yang menghadirkan narasumber dari beberapa negara di Asia, Selasa (30/10/2018) di Grage Hotel Bengkulu.

Narasumber yang dihadirkan Poltekkes Kemenkes Bengkulu pada seminar internasional ini yakni Prof. Dr.  Endang Laksaminingsih dari Indonesia yang menyampaikan materi tentang “Combatting malnutrition in the early life to improve human resources“. Lalu Jane Buncuan, PhD dari Malaysia yang memaparkan tentang “Maternal and Child Health” dan Tresita R. Irigo Barcelo, PhD. R. N dari Filipina yang menyampaikan “Implementation research in NCDs Through interprofessional health approach”.

 

Selain itu juga ada, Asst. Prof. Niramol Punbusayakul, PhD asal Thailand, yang pada materinya menyampaikan terkait “Coffee pulp extract its antioxidant and antimicrobial activities and its health promotion effects”. Serta yang terakhir Dr. Abhishek Joshi, BAMS, MD, PhD dari India, yang menyampaikan tentang “Smart health management with ancient aryuveda wisdom”.

Disampaikan Direktur Poltekkes Kemenkes Bengkulu, Darwis, S.Kp, M.Kes, seminar ini untuk meningkatkan kualitas pendidikan Poltekkes Kemenkes skala internasional. Bahkan, agar Poltekkes Kemenkes Bengkulu juga dapat dikenal secara internasional.

“Kami juga ingin sampaikan kepada mahasiswa, bahwa lapangan kerja tidak hanya ada di Indonesia, melainkan juga di luar negeri. Malahan saat ini, lulusan Poltekkes Kemenkes Bengkulu dari Poltekkes Kemenkes se-Indonesia yang paling banyak bekerja di Jepang, boleh saja dicek,” ujarnya.

Dijelaskannya juga, kegiatan ini salah satu tindaklanjut kerja sama Poltekkes Kemenkes Bengkulu dengan beberapa universitas di luar negeri, diantarannya India, Filipina, Malaysia dan Thailand yang mana narasumber kali ini berasal dari negara-negara tersebut.

“Dalam seminar ini seluruh narasumber menyampaikan kolaborasi dalam upaya pencehlgahan dan pemberantasan penyakit yang the generatif, mulai dari keperawatan, kebidanan, kesling, gizi, promosi kesehatan dan yang lainnya,” terangnya.

Ia juga berharap, semoga dengan adanya kolaborasi seperti itu dapat membantu meringankan beban penyakit pada masyarakat.

Di sisi lain, Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Dr. H. Rohidin Mersyah, MMA yang sekaligus juga membuka seminar internasional ini mengatakan, dirinya menyambut positif kegiatan ini. Karena, ini akan meningkatkan kapasitas akademik mahasiswa, termasuk reputasi perguruan tinggi. Tidak hanya itu, bagi daerah, ini sebuah ajang mempromosikan daerah baik seni budaya dan destinasi di Provinsi Bengkulu.

“Kegiatan yang berskala internasional ini penting untuk mendinamisasi perubahan di daerah, itu sangat penting sekali,” ungkapnya.

Dirinya juga menyampaikan, dengan menghadirkan orang-orang hebat seperti ini, memacu tenaga profesioanal yang ada di Bengkulu agar dapat bekerja semakin baik.

“Penyakit saat ini sudah bergeser dari penyakit infeksi ke penyakit the generatif seperti liver, gula dara naik, gagal ginjal dan diabetes. Nah itu membutuhkan penanganan yang tidak mudah, upaya-upaya pencegahan itu akan lebih efektif menyangkut pola hidup sehat,” pungkasnya.(adv)

 

Mars Poltekkkes

video

Cara Memasukkan Playlist Lagu Pada Dokumen HTML